Salurkan ZIS ASN, Baznas Gelar Layanan Sosial dan Kesehatan Gratis di SMPN 35 Berasrama

Keterangan Gambar : Wabup Abdul Hamid saat menerahkan Susu secara simbolis kepada Siswa SMPN 35 Berasrama


BINTUHAN, Media Center- Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kaur bekerja sama dengan Dinas Kesehatan menggelar Kegiatan Layanan Sosial dan Kesehatan Gratis di SMP Negeri 35 Berasrama Kaur, Desa Gedung Sako, Kecamatan Kaur Selatan, Jum’at (6/2/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.PdI.

Kegiatan tersebut menyasar 214 siswa sebagai penerima manfaat utama. Para siswa mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan umum dan konsultasi medis secara gratis sebagai bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan serta dukungan terhadap proses belajar di lingkungan sekolah berasrama.

Selain pelayanan kesehatan, para siswa juga menerima susu sebagai tambahan asupan gizi. Tidak hanya itu, Baznas turut melakukan perbaikan sarana sanitasi di lima titik di lingkungan sekolah guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan mendukung kesehatan siswa secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.PdI mengapresiasi sinergi antara Baznas dan Dinas Kesehatan yang telah menghadirkan pelayanan publik secara langsung di lingkungan pendidikan.

“Anak-anak ini adalah investasi masa depan daerah. Dengan memastikan kesehatan dan gizi mereka sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi Kaur yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas” ujar Abdul Hamid.

Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan harus bersifat proaktif dan menjangkau langsung masyarakat yang membutuhkan.

“Pemerintah tidak boleh menunggu. Kita harus hadir langsung, terutama di sekolah-sekolah dan wilayah yang membutuhkan perhatian lebih” tambahnya.

Wakil Bupati menyampaikan bahwa keberadaan seluruh siswa SMP Negeri 35 Berasrama Kaur yang diasramakan menuntut perhatian khusus, terutama dalam aspek kesehatan dan pemenuhan gizi.

“Karena seluruh siswa tinggal di asrama, kesehatan harus menjadi perhatian utama. Meskipun mereka telah menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemenuhan gizi yang seimbang dan berkelanjutan tetap perlu diperhatikan. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan kegiatan Baznas dan Dinas Kesehatan ini diselenggarakan” ujar Abdul Hamid

Dikatakan Wabup, SMP Negeri 35 Berasrama Kaur merupakan sekolah negeri yang seluruh siswanya berasal dari keluarga kurang mampu, dengan latar belakang orang tua yang bermukim di wilayah perkebunan dan memiliki penghasilan rendah.

“Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kaur menginisiasi pendirian sekolah berasrama ini sebagai bentuk komitmen dalam pemerataan akses pendidikan, agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas” ujar Abdul Hamid.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyampaikan bahwa Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP bersama dirinya berkomitmen untuk menata kembali sekolah ini  agar mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih baik, baik pendidikan formal maupun informal.

“Bupati Kaur Bapak Gusril Pausi bersama saya berkomitmen untuk melakukan penataan dan penguatan sekolah ini, sehingga ke depan SMPN 35 Berasrama Kaur dapat memberikan layanan pendidikan yang optimal, tidak hanya secara formal di ruang kelas, tetapi juga pembinaan karakter dan pendidikan informal bagi para siswa” ujar Abdul Hamid.

Ia juga mengajak seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk menyatukan persepsi dan semangat dalam mendukung peningkatan kualitas sekolah berasrama tersebut.

“Kami mengajak para guru dan tenaga kependidikan untuk menyatukan persepsi, bekerja dengan semangat yang sama, dan menjadikan sekolah ini sebagai tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak-anak kita” tambahnya.

Ditempat yang sama Kepala SMP Negeri 35 Berasrama Kaur Milian Firdaus, S.Pd menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah melalui Baznas dan Dinas Kesehatan.

“Seluruh siswa kami berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Kegiatan layanan kesehatan dan sosial seperti ini sangat membantu, karena tidak semua orang tua mampu secara rutin membawa anaknya ke fasilitas kesehatan” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dukungan di bidang kesehatan, gizi, dan sanitasi sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kualitas belajar siswa.

“Perbaikan sanitasi dan pemberian susu ini berdampak langsung pada keseharian siswa. Lingkungan yang bersih dan anak-anak yang sehat tentu membuat proses belajar menjadi lebih optimal” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Kaur M. Jalil, S.Pd Ing  menjelaskan bahwa kegiatan ini bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) ASN yang dikelola Baznas, serta menjadi pelaksanaan perdana program “Baznas Go to School” di Kabupaten Kaur.

“Kami tidak hanya fokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pada pencegahan. Pemberian susu bertujuan membantu pemenuhan gizi siswa, sementara perbaikan sanitasi di lima titik dilakukan agar lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat” jelasnya.

Ia menegaskan komitmen Baznas dalam pengelolaan dan penyalurkan ZIS ASN dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan asnaf, sehingga benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

Lebih lanjut, Ketua Baznas berharap partisipasi ASN untuk menyalurkan ZIS nya melalui Baznas terus meningkat agar cakupan penerima manfaat semakin luas.

“Kami mengajak seluruh ASN yang telah memenuhi nisab untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Saya juga meminta kepada para siswa SMPN 35 Berasrama Kaur untuk mendoakan para muzaki agar senantiasa diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, dan keberkahan” pungkasnya. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.