
Keterangan Gambar : Pemkab Kaur Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi, Dorong Gerakan Tanam Cabai, Bawang, dan Tomat
Pemkab Kaur Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi, Dorong Gerakan Tanam Cabai, Bawang, dan Tomat
Pemkab Kaur Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi, Dorong Gerakan Tanam Cabai, Bawang, dan Tomat
MEDIA CENTER KAUR – Pemerintah Kabupaten Kaur terus memperkuat langkah strategis dalam mengendalikan inflasi daerah melalui peningkatan koordinasi lintas sektor, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian dan perdagangan.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat bersama dalam rangka menentukan kebijakan pemerintah daerah yang berfokus pada penanggulangan inflasi di Kabupaten Kaur, yang berlangsung di Aula Lantai II Sekretariat Daerah (Setda) Kaur, Kamis (15/10/2026).
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kaur, Dr. Nasrul Rahman, S.Hut., M.Si., didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ujang Syafiri, S.IP., serta dihadiri para kepala dinas, kepala bidang, dan jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur.
Dalam sambutannya, Sekda Dr. Nasrul Rahman menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti hasil capacity building serta laporan perkembangan pengendalian inflasi dari kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Menurutnya, diperlukan langkah konkret dan terarah agar kebijakan yang diambil pemerintah daerah dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan, pengendalian inflasi perlu didukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada sektor perdagangan, pertanian, dan ketahanan pangan. Selain itu, pemerintah daerah akan memfokuskan pembentukan tim pengendalian inflasi yang dapat turun langsung ke masyarakat untuk melihat kondisi lapangan sekaligus mendorong pelaksanaan program yang tepat sasaran.
“Harapan kita, pengendalian inflasi di Kabupaten Kaur dapat berjalan optimal. Untuk itu, mari kita bergerak bersama, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kerja sama agar setiap langkah yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ujang Syafiri, S.IP., mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menggalakkan program Gerakan 3 Tanam, yakni menanam cabai, bawang, dan tomat di pekarangan rumah maupun lahan yang tersedia. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar ketika harga mengalami kenaikan.
Asisten II juga meminta para camat untuk menggerakkan seluruh lurah dan kepala desa se-Kabupaten Kaur agar aktif mensosialisasikan gerakan tersebut kepada masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan pekarangan dengan tanaman yang relatif cepat dipanen dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan membantu menjaga stabilitas harga komoditas pangan.
Selain mendorong gerakan menanam, Pemerintah Kabupaten Kaur juga telah melakukan sejumlah langkah pengendalian, di antaranya pengecekan terhadap Bulog guna memantau ketersediaan pasokan pangan. Melalui sinergi seluruh perangkat daerah, pemerintah berharap upaya pengendalian inflasi dapat semakin efektif dan responsif terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Kaur menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama lintas sektor, mendorong keterlibatan aktif pemerintah kecamatan hingga desa, serta melaksanakan langkah konkret demi menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Kabupaten Kaur.
-Photoroom.png)






Facebook Comments