Antisipasi Karhutla Dampak El Nino 2026, Polres Kaur Gelar Apel Siaga dan Cek Kesiapan Peralatan

Keterangan Gambar : Antisipasi Karhutla Dampak El Nino 2026, Polres Kaur Gelar Apel Siaga dan Cek Kesiapan Peralatan


Antisipasi Karhutla Dampak El Nino 2026, Polres Kaur Gelar Apel Siaga dan Cek Kesiapan Peralatan

BINTUHAN, Kominfo– Polres Kaur Polda Bengkulu menggelar Apel Gelar Pasukan dan Pemeriksaan Peralatan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak fenomena El Nino 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Satya Haprabu Polres Kaur, Jumat (31/7/2026).

Apel dipimpin langsung Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla dan diikuti personel Polres Kaur, TNI, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, serta unsur terkait lainnya sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kaur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur Harles Feferman, S.E., M.M., mewakili Bupati Kaur, Pabung Kodim 0408/Bengkulu Selatan- Kaur, perwakilan DPRD Kabupaten Kaur, Kejaksaan Negeri Kaur, Pos TNI AL Kaur, Kepala Satpol PP Kabupaten Kaur, Kepala BPBD Kabupaten Kaur, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Kaur mengatakan apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi meningkat pada musim kemarau akibat fenomena El Nino.

"Kesiapan personel, peralatan, serta sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu sehingga dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalisir," kata Alam Bawono.

Kapolres menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, dunia usaha, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan apel, penghormatan kepada pimpinan apel, pemeriksaan pasukan, penyampaian amanat, doa, hingga penutupan. Setelah apel selesai, Kapolres bersama unsur Forkopimda melakukan pemeriksaan kendaraan operasional dan peralatan pendukung penanggulangan Karhutla untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur, Harles Feferman, S.E., M.M., yang mewakili Bupati Kaur, menegaskan Pemerintah Kabupaten Kaur mendukung penuh upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui penguatan sinergi lintas sektor.

Menurut Harles, pemerintah daerah terus mendorong koordinasi antara seluruh instansi terkait agar langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan secara maksimal sebelum terjadi kebakaran.

"Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah Kabupaten Kaur siap bersinergi dengan TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat untuk melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini. Dengan kolaborasi yang kuat, kita berharap Kabupaten Kaur tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Melalui apel siaga tersebut, Asisten I berharap kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi antarinstansi semakin optimal sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla dapat dilakukan secara cepat dan terpadu guna menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di Kabupaten Kaur. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.