
Keterangan Gambar : Tingkatkan Budaya Literasi, Disperpusip Gelar Bimtek Literasi Informasi bagi Guru dan Pustakawan
Tingkatkan Budaya Literasi, Disperpusip Gelar Bimtek Literasi Informasi bagi Guru dan Pustakawan
Tingkatkan Budaya Literasi, Disperpusip Gelar Bimtek Literasi Informasi bagi Guru dan Pustakawan
Media Center Kaur – Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi Guru Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Pustakawan se-Kabupaten Kaur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Kaur, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kecakapan Literasi Informasi untuk Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Kaur yang Kritis, Cerdas, Berbudaya Literasi, dan Adaptif terhadap Perkembangan Digital”.
Bimtek tersebut dibuka secara langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Kaur, Harles Feferman, SE., M.Si., didampingi Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kaur, Salehjon, M.Pd., para narasumber, serta diikuti oleh guru tingkat SD dan SMP serta pustakawan se-Kabupaten Kaur.
Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan, Harles Feferman, menyampaikan bahwa literasi informasi merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki masyarakat, khususnya para tenaga pendidik dan pustakawan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
“Literasi informasi bukan hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana kita mampu mencari, memahami, memilah, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi secara tepat dan bertanggung jawab. Di era digital saat ini, kemampuan tersebut sangat penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar,” ujar Harles.
Ia juga menegaskan bahwa guru dan pustakawan memiliki peran strategis dalam membangun budaya literasi di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
“Guru dan pustakawan merupakan bagian penting dalam menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan memiliki wawasan luas. Melalui kegiatan bimtek ini, saya berharap para peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan budaya literasi, serta mampu menerapkannya di lingkungan sekolah dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kaur, Salehjon, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek Literasi Informasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik dan pustakawan dalam menghadapi perkembangan informasi dan teknologi digital.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para guru dan pustakawan agar mampu mengakses, mengelola, menganalisis, serta menyebarluaskan informasi yang benar, akurat, dan bermanfaat. Kami berharap ilmu yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diterapkan di sekolah maupun perpustakaan masing-masing,” ungkap Salehjon.
Lebih lanjut, ia berharap para peserta dapat menjadi penggerak budaya literasi di Kabupaten Kaur dengan mendorong minat baca, meningkatkan pemanfaatan perpustakaan, serta membangun kebiasaan masyarakat dalam menggunakan informasi secara bijak.
“Perpustakaan harus menjadi pusat sumber informasi dan pembelajaran sepanjang hayat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, guru, dan pustakawan untuk bersama-sama membangun masyarakat yang gemar membaca, cerdas dalam menerima informasi, serta mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” tutupnya.
Melalui kegiatan Bimtek Literasi Informasi ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur berharap dapat meningkatkan kompetensi guru dan pustakawan sekaligus memperkuat ekosistem literasi di daerah. Dengan demikian, budaya membaca dan kecakapan dalam mengelola informasi dapat terus berkembang guna mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Kaur yang kritis, cerdas, berbudaya literasi, dan adaptif terhadap perkembangan digital.
-Photoroom.png)






Facebook Comments