Pelatihan Kompetensi SDM Koperasi Merah Putih Kaur, 392 Peserta Targetkan Kemandirian Ekonomi Lokal

Keterangan Gambar : Wabup Kaur saat membuka acara pelatihan kompetensi SDM Koperasi Merah Putih di kabupaten Kaur


Pelatihan Kompetensi SDM Koperasi Merah Putih Kaur, 392 Peserta Targetkan Kemandirian Ekonomi Lokal
 
Media Center Kaur| Kabupaten Kaur – Pelatihan "Peningkatan Kompetensi SDM Mekoperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025" dengan tema "SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045" telah dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid S.Pd.I, yang mewakili Bupati Kaur Gusril Pausi S.Sos.M.A.P. Acara yang berlangsung di Aula Hotel Grand Seven One, Bintuhan, dihadiri oleh pejabat penting antara lain Sekretaris Dinas Perindagkop Provinsi Bengkulu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan & SDM, Kadis Perindagkop Kabupaten Kaur, serta pengurus Koperasi Merah Putih. Senin (27/11/2025).
 
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyatakan bahwa pelatihan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menghadapi dinamika perkembangan bangsa yang semakin cepat. "Hari ini menunjukkan komitmen kita bersama di tengah situasi nasional yang bergerak cepat, aspirasi masyarakat yang beragam, dan gerakan kolaboratif warga yang tumbuh masif sebagai wujud partisipasi dalam pembangunan," ujarnya.
 
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah harus menjadikan momentum ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih keras, transparan, dan responsif, sambil menjaga kondusifitas wilayah. "Hanya dengan suasana yang aman, tenteram, dan penuh kebersamaan, berbagai agenda pembangunan bisa berjalan dengan baik. Oleh karena itu, kita semua memiliki peran penting untuk menghadirkan solusi nyata, membangun kepercayaan publik, dan menjadikan koperasi Merah Putih sebagai energi positif dalam memperkuat pembangunan ekonomi kerakyatan," jelasnya.
 
Dengan penuh kebanggaan, Wakil Bupati memberikan penghargaan tertinggi atas terbentuknya 195 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Kaur. "Ini bukan sekadar angka, melainkan wujud semangat gotong royong dan tekad kuat membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," tegasnya. Ia juga menekankan bahwa koperasi harus menjadi ruang lahirnya inovasi dan peluang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, yang membutuhkan kemitraan solid antara koperasi, pemerintah desa, pelaku UMKM, lembaga keuangan, dan sektor swasta.
 
"Sekali lagi, koperasi ini adalah bukti bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama bangsa. Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk merawat semangat ini dengan penuh tanggung jawab, agar dengan kolaborasi yang konsisten, koperasi bisa beroperasi efektif, bertahan, berkembang, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," tambahnya.
 
Sekretaris Dinas Koperasi Provinsi Bengkulu, Dedi Candra SSTP MAP, menjelaskan bahwa pelatihan ini akan berlangsung selama 3 hari dan diikuti oleh 392 peserta yang merupakan Bendahara dan Sekretaris koperasi dari seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Kaur. Angkatan pertama dibagi menjadi dua tempat: 101 peserta di Aula Hotel Grand Seven One (berasal dari Kecamatan Kaur Selatan, Maje, dan Nasal) serta 99 peserta di MAN 1 Kaur.
 
"Semoga pelatihan ini bisa bermanfaat dan membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup di wilayah Kaur," harapnya.
 
(Marzan)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.