JAMDA VII Kabupaten Kaur Pererat Silaturahmi dan Lestarikan Seni Budaya Daerah
JAMDA VII Kabupaten Kaur Pererat Silaturahmi dan Lestarikan Seni Budaya Daerah
Kaur – Kegiatan Jumpa Tokoh dan Pentas Seni Kabupaten Kaur (JAMDA VII) dilaksanakan pada Sabtu malam, 13 Desember 2025, mulai pukul 20.00 WIB, di Desa Pinang Tawar, Bunga Karang, dan Pengubaian. Meskipun cuaca hujan, kegiatan tetap berlangsung dengan lancar berkat antusiasme masyarakat dan kesiapan panitia.
Acara ini menampilkan berbagai kesenian tradisional daerah, di antaranya Mainangan, Meringit, Tari Dewa Sembilan, serta Tari Adau-adau. Pentas seni tersebut menjadi sarana pelestarian budaya lokal sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Dalam sesi Jumpa Tokoh, Dr. H. Sidarmin Tetap, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan JAMDA VII merupakan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menjaga warisan budaya daerah agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda. Ia juga mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap hadir meskipun hujan turun selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, perwakilan tokoh agama dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai keimanan, akhlak, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, serta menjadikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial.
Pada kesempatan yang sama, Eri Yulian Hidayat selaku Wakil Ketua Bina Muda menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan seni dan budaya daerah. Ia berharap kegiatan seperti JAMDA VII dapat menjadi ruang positif bagi anak muda untuk berkarya, berkreasi, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap Kabupaten Kaur.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang acara. Meskipun diguyur hujan, kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh keakraban hingga selesai. Hal ini menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan serta kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya daerah.
Kegiatan JAMDA VII Jumpa Tokoh dan Pentas Seni Kabupaten Kaur diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah silaturahmi, penguatan nilai sosial, serta pelestarian budaya daerah.

-Photoroom.png)






Facebook Comments