Diresmikan Presiden Prabowo Dari Kalsel, Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kaur Dimulai
Tetap, Kominfo- Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kaur resmi dimulai setelah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bagian dari peluncuran nasional Program Sekolah Rakyat. Peluncuran tersebut dilaksanakan pada 12 Januari 2026 dan dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, yang berada di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Program Sekolah Rakyat merupakan kebijakan strategis nasional yang bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di wilayah tertinggal, terluar, dan perbatasan. Melalui konsep pendidikan inklusif, Sekolah Rakyat tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kecakapan hidup, serta penguatan nilai kebangsaan.
Di Kabupaten Kaur, Sekolah Rakyat dibangun di Desa Cucupan, Kecamatan Tetap, dengan luas lahan mencapai 13,5 hektare. Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.PdI, menghadiri langsung kegiatan groundbreaking sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kaur terhadap program prioritas nasional di bidang pendidikan tersebut.
Wabup Abdul Hamid menyampaikan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Kaur merupakan langkah penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia daerah. Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan investasi jangka panjang bagi Kabupaten Kaur. Ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan merata, terutama bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses” ujar Abdul Hamid saat mengikuti peluncuransecara Daring dari lokasi Pembangunan SR Kaur
Wabup menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kaur siap mendukung penuh proses pembangunan hingga operasional Sekolah Rakyat ke depan. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan Sekolah Rakyat benar-benar mampu melahirkan generasi Kaur yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah” pungkasnya.
Sementara itu, Quality PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Afrian Fauzi mengatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Kaur menelan anggaran sebesar Rp250 miliar. Yang dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang modern dan terpadu, guna menunjang proses belajar mengajar pada seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Anggaran tersebut digunakan untuk membangun ruang belajar modern dua tingkat yang dirancang representatif dan nyaman, sehingga mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan berkualitas. Selain ruang belajar, pembangunan juga mencakup penyediaan asrama bagi siswa dan guru sebagai bagian dari konsep pendidikan terintegrasi berbasis asrama, yang diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, pembinaan karakter, serta efektivitas kegiatan pendidikan” Ungkap Afrian
Tidak hanya itu, Ungkap Afrian, Sekolah Rakyat Terintegrasi ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang lainnya, seperti sarana olahraga yang memadai serta kolam renang, guna mendukung pengembangan minat dan bakat peserta didik sekaligus menjaga kebugaran jasmani. Melalui pembangunan ini, Pemerintah Kabupaten Kaur berharap dapat memperluas akses pendidikan yang merata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat komitmen daerah dalam mendukung program strategis nasional di bidang pendidikan.
Arfian Fauzi menambahkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat yang berdiri di atas lahan seluas lebih dari 7 hektare tersebut ditargetkan rampung pada bulan Juli. Ia optimistis, pada bulan yang sama kegiatan belajar mengajar untuk tahun ajaran baru sudah dapat mulai dilaksanakan.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini kami targetkan selesai pada bulan Juli. Insyaallah, pada bulan yang sama kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru sudah bisa dilaksanakan, seiring dengan rampungnya seluruh sarana dan prasarana pendukung pendidikan” ujar Arfian Fauzi. (top)
2.jpg)
-Photoroom.png)






Facebook Comments