Safari Ramadan 1447 H, Bupati Gusril Pausi Kunjungi Masjid Sholihin di Kecamatan Kinal

Keterangan Gambar : Foto bersama Bupati Kaur saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat Desa Geramat Kecamatan Kinal


Safari Ramadan 1447 H, Bupati Gusril Pausi Kunjungi Masjid Sholihin di Kecamatan Kinal

KINAL, Kominfo– Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP, melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah ke Masjid Sholihin, Desa Geramat, Kecamatan Kinal, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Kaur yang dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah kecamatan.

Kehadiran Bupati disambut antusias oleh masyarakat dan jemaah Masjid Sholihin. Momentum Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Nasrur Rahman, S.Hut, M.Si, para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Kaur Ny. Poppy Tatriasi Gusril, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Ny. Popi Anggraini Hamid, Camat Kinal, para kepala desa se-Kecamatan Kinal, serta jemaah Masjid Sholihin.

Kegiatan diawali dengan laporan Camat Kinal Janhar Sudianto, S.Sos yang menyampaikan perkembangan sejumlah program di wilayahnya. Terkait Peraturan Daerah (Perda) tentang ternak, ia menjelaskan bahwa aturan tersebut telah disosialisasikan ke seluruh desa di Kecamatan Kinal. Namun, diakui masih ada desa yang belum sepenuhnya melaksanakan perda tersebut.

Selain itu, Camat juga melaporkan terkait data DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) yang nonaktif. Pihak kecamatan bersama Dinas Sosial telah berkoordinasi untuk melakukan pembaruan data. Disebutkan, terdapat 12 desa di Kecamatan Kinal yang telah mengajukan proses pembaruan agar data penerima bantuan sosial bisa kembali aktif dan tepat sasaran termasuk Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional

Kepala Desa Geramat, Khairul Iksan, dalam sambutannya mengaku bersyukur atas kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kaur tersebut dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah.

“Alhamdulillah, ini di luar dugaan kami. Bupati bisa meluangkan waktu hadir di Masjid Sholihin. Ini menjadi kebanggaan bagi kami” ujar Khairul.

Ia menyebutkan, Masjid Sholihin baru dua kali dikunjungi kepala daerah. Pertama pada masa kepemimpinan Syaukani Saleh, dan yang kedua saat ini oleh Bupati Gusril Pausi.

Menurutnya, Masjid Sholihin mulai dibangun pada 2021, bertepatan dengan awal masa kepemimpinannya sebagai kepala desa. Namun hingga kini pembangunan rumah ibadah tersebut belum sepenuhnya rampung.

“Sudah hampir empat tahun berjalan dan masih belum selesai. Kami berharap ada dukungan dan solusi agar pembangunan masjid ini bisa segera dituntaskan” katanya.

Sementara itu, Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP, dalam arahannya menyampaikan bahwa kunjungannya ke Masjid Sholihin, Desa Geramat, Kecamatan Kinal, tidak sekadar menghadiri agenda keagamaan, tetapi juga untuk bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan masyarakat.

Ia mengatakan, kehadirannya bersama jajaran lengkap Pemerintah Kabupaten Kaur merupakan bentuk keseriusan dalam menyerap aspirasi warga secara langsung di lapangan.

“Saya sengaja membawa seluruh kepala OPD agar kita bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat. Dengan begitu, kita bisa segera mencarikan langkah konkret untuk menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan” ujar Gusril.

Menurutnya, pendekatan langsung seperti ini penting agar program pembangunan yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 04 Tahun 2025 yang ditargetkan tuntas pada 2026.

Ia menegaskan bahwa penertiban tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak dan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Penegakan perda ini tidak bisa hanya dibebankan kepada Satpol PP. Perlu dukungan semua pihak, termasuk kepala desa dan masyarakat” ujar Gusril.

Bupati meminta seluruh kepala desa segera menindaklanjuti Perda tersebut dengan menyusun aturan turunan di tingkat desa melalui Peraturan Desa (Perdes), agar implementasinya berjalan efektif dan memiliki dasar hukum yang kuat di lapangan.

Menurutnya, penertiban hewan ternak yang menjadi bagian dari regulasi tersebut memiliki kaitan langsung dengan program strategis daerah.

“Penertiban hewan ternak ini muaranya berkaitan dengan program unggulan kita, yaitu pembagian satu juta bibit sawit secara gratis kepada masyarakat. Pada tahun 2026 ini sudah mulai didistribusikan dan akan terus digulirkan selama lima tahun ke depan” ungkapnya.

Ia menjelaskan, apabila hewan ternak tidak lagi dilepasliarkan, maka petani dan pekebun dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam mengelola lahan mereka, terutama lahan yang menerima bantuan bibit sawit dari pemerintah daerah.

“Program satu juta bibit sawit ini menelan anggaran yang cukup besar. Karena itu harus kita jaga bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat” tegas Gusril.

Di kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan perkembangan sektor kelistrikan di Kabupaten Kaur. Ia mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur strategis berupa tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV dan gardu induk telah tuntas.

Menurutnya, rampungnya pembangunan tersebut menjadi langkah besar dalam memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Kaur yang selama ini kerap mengalami keterbatasan daya dan gangguan pasokan.

“Alhamdulillah, pembangunan tower SUTT 150 KV dan gardu induk sudah selesai. Ini akan memperkuat sistem kelistrikan kita dan meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat” ujarnya.

Ia menyebut, tidak ada lagi defisit daya seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Pemadaman listrik pun disebut jauh berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Masalah kelistrikan di Kabupaten Kaur dengan telah beroperasinya gardu induk sudah teratasi. Tidak ada lagi kekurangan daya. Pemadaman listrik pun sudah berkurang, tidak seperti dulu, bisa terjadi pemadaman jika ada gangguan teknis” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kaur menyerahkan bantuan uang sebesar Rp5.000.000 untuk Masjid Sholihin, Kemudian penyerahan bantuan dari Badan Amil Zakat Kabupaten Kaur berupa  kursi roda untuk warga Desa Tanjung Alam, serta bantuan untuk 20 mustahik. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.