Rakornas Pengendalian Inflasi, Mendagri Sampaikan Pesan Presiden RI
Rakornas Pengendalian Inflasi, Mendagri Sampaikan Pesan Presiden RI
MEDIA CENTER KAUR - Pada Rapat Koordinasi Nasional ( Rakornas ) Pengendalian Inflasi mingguan kali ini, Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Tito Karnavian menyampaikan beberapa pesan penting dari Presiden RI Joko Widodo terkait inflasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023. Pesan tersebut disampaikan oleh Mendagri dalam acara rapat mingguan pengendalian inflasi tahun 2023 yang diikuti secara daring dan luring oleh sejumlah Kementerian, Lembaga dan seluruh Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota di Indonesia Pada Selasa ( 4/7/2023 ).
Kegiatan ini diikuti juga oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur secara virtual yang dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan - Kastilon Sirad, Kepala Bappeda-Litbang - M. Suhadi, Kadis Sosial - Ramdhanizar, Sekdistan - Hamedi Dianri, Sekdin PUPR - Guntur Akhiri, Sekdin Perindagkop UKM - Hayan Wianto, Perwakilan Inspektorat - Yurika Aora, Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan - Aprianto, Kepala BPS Kaur - Rudi Setiawan dan Pabung (TNI) - Sumaryanto. Bertempat di Aula Lantai III Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur.
Selain mengumumkan hasil rilis perkembangan inflasi year to year dan juga pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2023 ini, Mendagri juga menyampaikan beberapa pesan penting dari Presiden RI terkait kedua hal tersebut.
" Berdasarkan hasil rilis dari BPS RI per 3 Juli 2023 kemarin bahwa inflasi kita dari bulan Mei ke Juni 2023 mengalami kenaikan sebesar 0,14 persen, meski demikian secara nasional inflasi kita year to year saat ini mengalami tren penurunan yang sangat bagus yakni diangka 3,52 persen yang berarti turun sebesar 0,48 persen jika dibandingkan inflasi bulan Juni 2022. Itu artinya perkembangan inflasi kita dari tahun ke tahun terus menunjukkan tren yang sangat positif. Hal tersebut berkat kerja keras dan komitmen kita bersama terus menekan laju inflasi didaerahnya masing - masing," ujar Tito.
Dalam kesempatan tersebut Mendagri juga menyampaikan beberapa pesan penting dari Presiden RI Joko Widodo kepada setiap Pimpinan Daerah terkait pertumbuhan ekonomi dan perkembangan inflasi di setiap daerah yang ada di Indonesia.
" Kemarin dalam Sidang Kabinet beliau ( Presiden ) menyampaikan kepada kita semua terutama kepada setiap daerah agar focus pada potensi - potensi krisis, meningkatkan capaian pendapatan APBD sesuai target daerahnya masing - masing dan menjaga pertumbuhan ekonomi harus terus positif dalam enam bulan kedepan," imbuhnya.
Tidak hanya itu Mendagri menerangkan pertumbuhan ekonomi global masih dipengaruhi oleh dampak pandeni covid-19, ketegangan atau konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina yang menyebabkan tingkat suku bunga global yang tidak stabil. Untuk menyikapi hal tersebut Presiden meminta kepada kita semua supaya terus meningkatkan konsumsi rumah tangga dengan memperbanyak uang yang beredar di masyarakat, menungkatkan daya beli masyarakat dan membelanjakan anggaran yang ada sesuai kebutuhan pembangunan daerah tanpa harus menunggu diakhir tahun.
Selain itu Presiden meminta supaya Bantuan Sosial ( Bansos ) terus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan baik secara tunai ataupun non tunai melalui anggaran yang telah ditentukan. Menggalang kepedulian sosial dalam rangka membantu masyarakat miskin. Menjaga ketersediaan barang dan harga agar tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, memastikan ketersediaan pupuk bagi para petani dan pekebun, dan yang paling terpenting Presiden berpesan supaya kita semua mencintai dan menggunakan produk dalam negeri didalam kehidupan sehari - hari agar pertumbuhan ekonomi nasional tetap meningkat ditengah perekonomian dunia yang tidak stabil saat ini. ( bn )

-Photoroom.png)






Facebook Comments