Optimalisasi UPT. PAM Kabupaten Kaur Menjadi Fokus Rapat
Optimalisasi UPT. PAM Kabupaten Kaur Menjadi Fokus Rapat
Media Center Kaur – Rapat koordinasi terkait optimalisasi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perusahaan Air Minum (PAM) Kabupaten Kaur dilaksanakan di ruang kerja Wakil Bupati Kaur. Rapat dihadiri oleh Wakil Bupati Kaur, Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Kepala BKPSDM, Kepala BPKAD, dan Kepala UPTD PAM Kabupaten Kaur. Jumat (11/4/2025).
Kepala UPTD PAM Kabupaten Kaur, Dwi Puspita Sari, memaparkan kondisi terkini dua unit PAM yang aktif beroperasi, yaitu unit Tanjung Agung dan unit PAM Luas. Kedua unit ini melayani empat kecamatan: Kaur Utara, Luas, Tetap, dan Kaur Selatan. Unit Tanjung Agung memasok air bersih ke Kecamatan Luas dan sebagian Kaur Utara, sementara unit PAM Luas melayani Kecamatan Tetap dan sebagian Kaur Selatan.
Dwi menyoroti sejumlah kendala yang dihadapi UPTD PAM. Kerusakan infrastruktur menjadi masalah utama. Pipa di beberapa titik mengalami kerusakan parah, antara lain di Unit Bungin Tambun, Muara Sahung hingga Pulau Panggung. Kondisi ini diperparah dengan minimnya personil akibat pemangkasan tenaga harian lepas (THL). Unit Tanjung Agung juga menghadapi masalah pipa yang rusak dan roboh, mengakibatkan kebocoran dan tekanan air rendah, khususnya ke Desa Sinar Pagi. Bencana alam juga turut merusak infrastruktur PAM di Unit Nasal.
Kepala Dinas PUPR, Guntur Akhiri, S.T., mengungkapkan bahwa UPTD PAM Kabupaten Kaur belum pernah mengalami perbaikan signifikan selama 15 tahun terakhir. Minimnya anggaran dan jumlah pegawai ASN (hanya 1 orang pada Juni 2024) menjadi kendala utama. Padahal, PAM merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kaur. Guntur berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan kondisi UPTD PAM dengan menambah personil dan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur, Drs. Ersan Syafiri, MM., mengakui keterbatasan anggaran sebagai penyebab lambatnya perbaikan PAM. Namun, ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan penambahan personil di tahun ini. Rincian perbaikan dan jumlah personil yang dibutuhkan akan dikaji lebih lanjut. Selain itu, ditekankan pentingnya pemeliharaan rutin setelah perbaikan selesai.
Wakil Bupati Kaur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera mencari solusi guna memperbaiki infrastruktur dan menambah personil UPTD PAM. Optimalisasi pemeliharaan dan perbaikan, serta penambahan personil, menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat kembali menikmati layanan air bersih yang memadai. Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan akses air bersih yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Kaur.
(MrZan)

-Photoroom.png)






Facebook Comments