GTRA Cegah Konflik Agraria
GTRA Cegah Konflik Agraria
Media Center Kaur - Pemerintah daerah Kabupaten Kaur melalui Kantor Pertanahan kabupaten Kaur mengadakan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Kaur Tahun 2023 dengan Tema "Penguatan Pemberdayaan tanah dan Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria Melalui Program Penataan Aset dan Penataan Akses Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten kaur". Acara ini diselenggarakan di Aula Hotel Zalfa Bintuhan, Rabu (14/06/2023).
Acara ini dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Drs. Ersan Syahfiri, MM yang didampingi oleh Polres Kaur yang diwakili oleh Surya, Kepala Kantor Pertanahan kabupaten kaur Rahdian Suryo Anindito, S.Si, Heriyanto, S.Hut dan Eka Hafizh Supriyatna, S.STP, M.Si selaku Narasumber.
Reforma Agraria dimaknai sebagai penataan aset dan penataan akses. Penataan Aset dalam hal ini adalah pada pemberian rekomendasi dan seterusnya ditindak lanjuti menjadi tanda bukti kepemilikan atas tanahnya. Sedangkan Penataan Akses adalah penyediaan dukungan atau sarana-prasarana dalam bentuk penyediaan infrastruktur, dukungan pasar, permodalan, teknologi, dan pendampingan atau pemberdayaan lainnya sehingga subyek reforma agraria (masyarakat) dapat mengembangkan kapasitasnya.
Dalam sambutannya kepala kantor pertanahan Rahdian Suryo Anindito, S.Si menyampaikan bahwa "reforma Agraria merupakan penataan kembali struktur pemilikan penguasaan pemanfaatan tanah secara berkeadilan melalui instrumen penataan aset dan diikuti dengan penataan akses untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga inti dari pelaksanaan reforma agraria adalah mensejahterakan masyarakat khususnya di Kabupaten Kaur".
"semoga dengan adanya rapat koordinasi GTRA ini, diharapkan mampu mendorong peran seluruh Stake Holder seluruh pemangku kepentingan untuk bisa saling sinergi dan berkolaborasi untuk dapat memperoleh permasalahan-permasalahan atau isu-isu berkaitan dengan agraria, semoga di Kabupaten kaur ini seluruh permasalahan maupun isu bisa disampaikan dalam forum ini dan jadikan forum GTRA ini sebagai wadah untuk mencari solusi bersama-sama yang berkaitan dengan agraria, semoga nanti bisa dilahirkannya kebijakan-kebijakan yang sifatnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat Kabupaten kaur" ujar Rahdian.
Selanjutnya Sekretaris daerah Dr. Drs. Ersan Syahfiri, MM menyampaikan sambutannya terkait kegiatan gugus tugas reforma agraria.
"saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten kaur menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan gugus tugas reforma agraria ini, dimana pelaksanaan reforma agraria ini merupakan agenda dalam mewujudkan keadilan dalam penyelesaian ketimpangan penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah. Dengan adanya pembentukan tim-tim ini, sangat diharapkan dapat menjalin kerjasama serta kolaborasi demi kegiatan ini berjalan dengan baik. Sebagaimana kita ketahui bahwa Kabupaten Kaur ini sedikit banyaknya terdapat penataan akses yang cukup melimpah, baik dari segi pariwisata, perekonomian UMKM, Pertanian, Perkebunan, ataupun perikanan dan kelautannya, hal tersebut bertujuan sebagai upaya pemerintah daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten kaur" terang Ersan
"lanjut Ersan dari rapat koordinasi GTRA ini perlu di identifikasi kenala dan akar permasalahan dalam bidang agraria dan pertanahan, baik dari segi konflik, data tanah objek reforma agraria, maupun hal lainnya yang menyangkut reforma agraria. Semoga dengan adanya para narasumber yang membidangii tema saat ini dapat memberikan pemahaman baru sehingga nantinya dapat menumbuhkan perbaikan dari segala jenis ketimpangan pertanahan demi kesejahteraan masyarakat dii kabupaten kaur".

-Photoroom.png)






Facebook Comments