Dinas Pertanian Prioritaskan Mesin Pengering Padi

Keterangan Gambar : Pemda Kaur ikuti zoom tentang penyelesaian dan penyampaian persyaratan DAK


Dinas Pertanian Prioritaskan Mesin Pengering Padi

MEDIA CENTER KAUR - Pemerintah daerah kabupaten Kaur melalui Dinas Pertanian telah memprioritaskan Alat atau Mesin pengering padi dalam realisasi anggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Tahun 2023. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian kabupaten Kaur Lianto saat menghadiri rapat tentang pembahasan progres penyelesaian dan penyampaian persyaratan DAK Fisik Tahun 2023.

Rapat pembahasan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Kabid Perbendaharaan Prestya Arif dan dihadiri langsung oleh Perwakilan pemerintah daerah kabupaten Kaur seperti Inspektur Daerah - Harika, Kepala Dinas Pertanian - Lianto, Ka. UKPBJ - Ranti, dan Sekban PKAD - Aris. Selain itu kegiatan ini juga diikuti oleh Perwakilan Pemda Kabupaten Kepahyang dan Rejang Lebong. Kegiatan tersebut digelar secara virtual bertempat di Ruang Staf Ahli Lantai III Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur, Selasa ( 25/7/2023 ).

Dalam rapat tersebut Kabid Perbendaharaan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bengkulu meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Kaur, Kepahyang dan kabupaten Rejang Lebong agar segera melaporkan seluruh progres dan persyaratan yang berkaitan dengan penyaluran DAK Tahun 2023.

" Melalui kesempatan ini saya minta kepada pemerintah daerah Kepahyang, Rejang Lebong dan juga kabupaten Kaur, agar segera menginput laporannya beserta semua rincian yang berhubungan dengan DAK Tahun 2023 yang ada di daerahnya masing - masing sebelum tanggal 31 Juli mendatang," ujar Arif.

Dia juga menambahkan rincian yang dilaporkan bukan hanya dari satu bidang, tapi harus mencakup semua  bidang seperti bidang pendidikan, perpustakaan, kesehatan, pertanian dan lain sebagainya. Serta progres - progres dibidang yang lain, yang mungkin masih kurang lengkap ataupun ada perubahan kontrak.

Menanggapi hal tersebut, Inspektur daerah kabupaten Kaur mengatakan semua laporan yang menyangkut penyaluran DAK di kabupaten Kaur sebagian besar sudah selesai dilaporkan, hanya saja ada satu bidang masih ada kendala.

" Semua laporan sudah kita sampaikan, namun ada satu bidang lagi yang laporannya belum lengkap yakni bidang pertanian dikarenakan ada perubahan kontrak yang belum sesuai dengan rencana awal," kata Harika.

Terkait masalah tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur - Lianto menjelaskan bahwa dalam penyaluran DAK Fisik Tahun 2023 ini, Dinas Pertanian telah mengusulkan pengadaan Alsintan dan hal tersebut telah disetujui namun belum terealisasi dikarenakan masih ada kendala.

" Kita telah mengusulkan penyaluran DAK Fisik dibidang pertanian yakni pengadaan mesin pengering padi dengan kapasitas 5 ton, dengan volume 5 Unit. Tapi hal tersebut belum dapat terealisasi karena masih ada masalah kontrak. Namun dalam waktu dekat ini masalah tersebut segera kita selesaikan, sebab pengadaan mesin tersebut sudah menjadi prioritas kami," ungkapnya. ( bn )

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.