Tarling di Muara Sahung, Pemkab Kaur Paparkan Capaian Kelistrikan Hingga Sekolah Rakyat
Tarling di Muara Sahung, Pemkab Kaur Paparkan Capaian Kelistrikan Hingga Sekolah Rakyat
MUARA SAHUNG, Kominfo- Tim Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Kaur melaksanakan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Darussalam, Desa Muara Sahung, Kecamatan Muara Sahung, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini dipimpin Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kaur, M. Adhar Cilas, S.Pd., M.Si. dan diikuti Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Robi Antomi, S.Pi, M.Ling bersama sejumlah kepala OPD
Dalam sambutannya, M. Adhar Cilas menyampaikan salam dari Bupati Kaur, Gusril Pausi, dan Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, yang belum dapat hadir karena agenda kedinasan di luar daerah.
Ia mengatakan, Safari Ramadan merupakan bentuk silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus sarana menyerap aspirasi secara langsung.
“Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin terus hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung berbagai masukan” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Adhar memaparkan sejumlah capaian di awal kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati. Salah satunya penuntasan Gardu Induk (GI) dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV yang kini membuat Kabupaten Kaur tidak lagi mengalami kekurangan daya listrik.
“Dengan tuntasnya Gardu Induk dan SUTT 150 KV, Kabupaten Kaur tidak lagi kekurangan daya. Namun bukan berarti tidak ada pemadaman. Itu bisa saja terjadi jika ada gangguan, baik faktor alam maupun teknis” jelasnya.
Selain sektor energi, Pemkab Kaur juga menjalankan Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Di tingkat nasional, terdapat 166 Sekolah Rakyat yang telah beroperasi, dan salah satunya berada di Kabupaten Kaur. Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran sekitar Rp250 miliar untuk program tersebut.
Tak hanya itu, di sektor kelautan dan perikanan, Kabupaten Kaur juga telah memiliki Program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Merpas, Kecamatan Nasal. Program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu masuk dalam tahap pertama dari 65 lokasi yang ditetapkan secara nasional.
Program tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas, kesejahteraan, dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui penataan fasilitas terpadu dari hulu hingga hilir.
“Pemerintah daerah juga terus mendorong agar Kampung Nelayan Merah Putih bisa hadir di kecamatan lain di wilayah pesisir” katanya.
Terkait aspirasi masyarakat soal perbaikan Jalan SP3 Desa Bukit Makmur, Adhar menjelaskan pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran pada tahun 2026 sebesar Rp700 juta untuk perbaikan jalan tersebut.
Namun, ia mengakui alokasi tersebut belum maksimal akibat kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan.
“Untuk tahun 2026 baru bisa dialokasikan sekitar Rp700 juta. Karena adanya efisiensi, memang belum bisa maksimal dalam penganggaran. Tetapi pemerintah daerah akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Muara Sahung” tegasnya.
Ia memastikan, perbaikan infrastruktur tetap menjadi prioritas, meski harus dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Adhar juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus berinovasi untuk kemajuan Kaur. Salah satu rencana strategis yang tengah didorong adalah peningkatan konektivitas antara Kabupaten Kaur dan Kabupaten Muara Enim sumatera Selatan melalui pembangunan jalan tembus baru dengan jarak sekitar 52 hingga 60 kilometer.
Menurutnya, konektivitas tersebut diharapkan dapat membuka akses ekonomi baru dan mempercepat pertumbuhan wilayah.
Selain itu, untuk mengoptimalkan pelayanan publik, Bupati Kaur telah membentuk Satgas Disiplin yang memantau pelayanan publik, serta Satgas Pendidikan dan Kesehatan yang fokus membenahi layanan dasar.
Satgas Pendidikan juga konsen terhadap penguatan SD dan SMP, termasuk pengembangan SMP Boarding School sebagai sekolah rujukan bagi anak-anak kurang mampu.
Sementara itu, Kepala Desa Muara Sahung, Gunawan, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Tim Safari Ramadan. Ia berharap pemerintah daerah dapat merealisasikan perbaikan Jalan SP3 Desa Bukit Makmur serta program pembangunan lainnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami siap bersinergi dan mendukung program pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Kaur yang maju, sejahtera, dan bahagia” tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli juga menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya untuk Masjid Darussalam dari pemerintah daerah berupa uang sebesar Rp5.000.000. kemudian bantuan kepada 40 mustahik, bantuan bedah rumah senilai Rp20.000.000 kepada Ujang Maryani, warga Desa Ulak Lebar. Kemudian, bantuan sebesar Rp2.000.000 kepada Madrasah Ibtidaiyah Swasta Muara Sahung yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kaur sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan dan kegiatan keagamaan. (top)

-Photoroom.png)






Facebook Comments