Safari Ramadan ke-3, Bupati Gusril Pausi Tarawih di Masjid Al Muhajirin
Safari Ramadan ke-3, Bupati Gusril Pausi Tarawih di Masjid Al Muhajirin
TETAP, Kominfo- Tim Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Kaur yang dikomandoi oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos, MAP, melakukan kunjungan pada Ramadan ke-3 ke Masjid Al Muhajirin, Desa Sukaraja, Kecamatan Tetap, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.PdI, Sekretaris Daerah Dr. Nasrur Rahman, S.Hut., M.Si, Ketua TP PKK Ny. Poppy Tatriansi Gusril, Ketua GOW Ny. Popi Angraini Hamid, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur untuk menyerap aspirasi warga secara langsung
Kepala Desa Sukaraja, Hendri, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Bupati beserta rombongan. Ia menyampaikan rasa bangga karena sejak Kabupaten Kaur berdiri, baru kali ini seorang bupati hadir secara langsung di desa yang ia pimpin.
Hendri juga menjelaskan bahwa Masjid Al Muhajirin yang menjadi lokasi Safari Ramadan merupakan hasil swadaya masyarakat dan hingga kini belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.
“Di kesempatan ini kami mewakili jamaah masjid memohon kepada Bapak Bupati agar kiranya dapat mengalokasikan dana untuk membantu masjid kebanggaan kami ini” ungkap Hendri.
Selain itu, Hendri turut menyampaikan terima kasih atas tuntasnya persoalan tapal batas desa yang berbatasan dengan Kecamatan Kaur Selatan pada masa kepemimpinan Bupati Gusril, yang menurutnya dapat diselesaikan tanpa kendala berarti dan memberikan kepastian bagi masyarakat Desa Sukaraja
Sementara itu, dalam sambutan silaturahminya, Bupati Gusril Pausi, S.Sos, MAP menyampaikan bahwa kunjungannya ke Masjid Al Muhajirin merupakan yang pertama kali sejak hampir dua periode ia memimpin Kabupaten Kaur. Ia sengaja memilih Desa Sukaraja sebagai lokasi Safari Ramadan untuk bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan masyarakat.
“Kunjungan ini untuk mengobati kerinduan saya dengan masyarakat. Sudah hampir dua periode saya memimpin baru kalipertama saya hadir disini, ini bukan suatu kebetulan melaikna takdir, dan ini menjadi momen yang baik untuk bertemu langsung serta mendengar aspirasi warga” ujarnya.
Bupati juga mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat terhadap berbagai kebijakan yang telah dan sedang dijalankan pemerintah daerah, salah satunya program penertiban hewan ternak yang ditargetkan tuntas pada tahun 2026 sehingga masyarakat yang bertyani atau berkebun akan merasa aman dan tentunuya bisa meningkat penghasilannya
“Di kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati Abdul Hamid, kami siap berkomitmen untuk gas pol melakukan perubahan menuju kaur yang lebih maju, sejahtara dan bahagia. Dalam satu tahun kepemimpinan, sudah mulai terlihat perubahan dari tata kelola pemerintahan yang semakin membaik serta program-program unggulan yang telah berjalan” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Bumi Se’ase Seijean itu juga memaparkan sejumlah program strategis yang telah dan masih berjalan di Kabupaten Kaur, di antaranya penuntasan pembangunan Gardu Induk untuk mengatasi krisis listrik, pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran mencapai Rp250 miliar, serta program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Merpas guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Menanggapi permohonan bantuan untuk masjid, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah siap memberikan dukungan sepanjang ada usulan resmi dari pengurus masjid.
“Untuk saat ini kita bantu dulu 5 juta, selanjutnya kalau ada usulan pasti akan kami akomodir,” ungkapnya.
Di akhir salam silaturahminya, Bupati juga mengingatkan Camat Tetap agar segera mengumpulkan seluruh kepala desa dan memerintahkan operator desa untuk melakukan pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut kini menjadi basis data tunggal yang menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Menurutnya, pembaruan data sangat penting agar penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta bantuan lainnya tepat sasaran dan tidak ada masyarakat yang berhak justru terlewat, termasuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan.
Ia menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci utama dalam memastikan program bantuan pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Kaur.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kaur secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Masjid Al Muhajirin berupa uang senilai Rp5.000.000. Selain itu, turut disalurkan bantuan bagi 22 mustahik yang bersumber dari Baznas Kabupaten Kaur sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. (top)

-Photoroom.png)






Facebook Comments